Installation Ubuntu 9.10

Sebelum kita memulai instalasi, terlebih dahulu settinglah BIOS supaya komputer memboot melalui CD-Room/Flashdisc. Untuk menginstall Ubuntu 9.10 Kamic Koala kedalam komputer, spesifikasi hardware yang dibutuhkan adalah :

Proccesor Intel Pentium/AMD64 Proccesor/minimum CPU: Power PC 63/Power4

Minimum RAM untuk textmode : 100MB

Minimum RAM untuk Graphic mode : 192MB (rekomendasi 256)

Kapasitas Hard disk minimum 2 GB

 

Installation

 

1. Setelah memboot dari CD/Flashdisk maka akan muncul interface pemilihan bahasa untuk Ubuntu. Dalam modul ini kami menggunakan Bahasa Inggris

2. Pada layar menu booting Ubuntu, anda akan diberi beberapa pilihan :

1. Try Ubuntu …………………… untuk mencoba system live

2. Install Ubuntu ……………….. Untuk menginstall Ubuntu

3. Check Disk …………………….. Untuk mengecek CD

4. Test Memory …………………. Untuk mengetes RAM

5. Boot from ……………………… Untuk memboot OS di hard disk

Pilihla Install Ubuntu untuk melakukan instalasi Ubuntu pada kompuer anda

3. Selanjutnya pilih bahasa yang akan digunakan pada default system anda nantinya, tapi jangan khawatir apabila nantinya anda ingin mengubah bahasa, anda bisa merubah melalui menu system >> Administration >> Language Support, dalam instalasi ini saya memilih default sytem ke Bahasa Inggris supaya lebih familiar. Setalah itu klik Forward untuk melanjutkan proses instalasi.

4. Kita perlu  menentukan zona waktu dan lokasi saat ini, hal ini dilakukan karena beberapa setting akan menyesuaikan dengan lokasi keberadaan anda.

5. Pilih susunan keyboard yang kita gunakan, karena susunan keyboard kita sudah menggunakan standar USA jadi langsung klik Forward

6. Disini kita masuk step yang paling penting yaitu pemilihan partisi, karena disini berhubungan dengan data anda di hardisk jadi harap berhati-hati dan sebaiknya anda membackup data anda terlebih dahulu. Disini kita menggunakan Harddisk kosong yang masih belum ada datanya dan membuat single boot. Anda memiliki empat pilihan:

1. Jika komputer Anda sudah ada os lain (misalnya Windows 7) dan Anda menginginkan sistem dual boot, pilih opsi  pertama: “Install them side by side, choosing between them at each startup”.

Catatan: Opsi ini hanya akan muncul apabila Anda memiliki operating system lain di komputer Anda, seperti Microsoft Windows. Perlu diingat, bahwa setelah instalasi Windows boot loader akan ditimpa oleh Ubuntu boot loader!

2. Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard drive, pilihlah opsi kedua, “Use the entire disk”.

Catatan: Opsi ini sangat direkomendasikan kepada pengguna yang tidak memiliki os lain di komputernya atau yang ingin menghapus os yang ada, contohnya OS Windows.

3. Opsi ketiga adalah “Use the largest continuous free space” dan akan menginstall Ubuntu 9.10 pada space yang belum dipartisi pada hard drive yang dipilih.

4. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.

Berikut cara yang digunakan apabila Anda melakukan partisi manual dengan /home:

– Pilih “Specifiy partitions manually (advanced)” dan klik tombol “Forward”.

– Pastikan hard drive yang dipilih sudah benar. /dev/sda adalah physical hard drive pertama. /dev/sdb adalah hard drive kedua pada komputer Anda. Jadi, pastikan hard drive mana yang ingin Anda format! Kalau tidak, Anda akan kehilangan seluruh data pada hard drive tersebut!

– Misalkan hard drive yang dipilih kosong (tidak ada operating system atau data penting pada hard drive yang dipilih), namun ada sedikit partisi. Pilih setiap partisi dan klik tombol “Delete”. Setelah beberapa saat, akan muncul kata “free space”. Lakukan hal yang sama dengan partisi lain pada hard drive yang dipilih sampai semuanya terhapus dan muncul kata “free space”.

– Pilih kata “free space”, lalu klik tombol “Add”. Pada jendela yang baru, ketikkan 2000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih opsi “swap area” dari drop down list “Use as:”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan melihat baris “swap” dengan ukuran yang telah ditentukan.

– Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 10.000 dan 50.000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih / sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /” dengan ukuran yang telah ditentukan.

– Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru yang munbul, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 30.000 dan 50.000 (atau space yang tersisa pada hard drive Anda) pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih /home sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /home” dengan ukuran yang telah ditentukan.

Tampilan partisi Anda seharusnya seperti gambar di bawah ini. Jika benar, klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi…

Warning: Seluruh data pada hard drive yang dipilih akan dihapus dan tidak dapat dikembalikan.

Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi.

7.  Selanjutnya Anda harus memasukkan data yang benar sesuai pertanyaannya. Isilah kolom yang tersedia dengan nama asli Anda, nama yang Anda inginkan untuk login pada OS Ubuntu (yang disebut juga dengan “username” yang dibutuhkan untuk login pada system), password dan nama komputerPada tahapan ini, ada opsi yang disebut “Log in automatically”. Jika kotak pilihan ini Anda centang, maka Anda akan login secara otomatis pada Ubuntu Desktop. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan…

8. Ini adalah langkah akhir instalasi. Pada tahapan ini, Anda dapat memilih untuk menginstall boot loader pada partisi lain atau hard drive, namun ini sangat direkomendasikan bagi yang sudah advanced saja.

Untuk itu, klik tombol “Advanced” dan pilih drive yang benar (USB stick)…

Klik tombol “Install” untuk memulai proses instalasi…

Operating System Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) akan segera diinstall…

Setelah kira-kira 10 sampai 18 menit (tergantung pada spesifikasi komputer Anda), pop-up window akan muncul, mengingatkan Anda bahwa instalasi sudah selesai, Anda perlu melakukan restart komputer untuk melihat operating system Ubuntu berjalan. Klik tombol “Restart now”…

CD akan dikeluarkan dari CD ROM, lalu tekan tombol “Enter” untuk reboot. Komputer akan direset, dalam beberapa saat Anda akan melihat Ubuntu boot splash dan Xsplash…

Pada layar login, klik pada username Anda dan masukkan passwordnya. Klik Log in atau tombol enter…

Silakan menikmati Ubuntu 9.10 Anda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s