ARAHAN KERJA UMUM BIMBINGAN BELAJAR DUSUN BINAAN SEMESTER GENAP 2009/2010

 

ARAHAN KERJA UMUM

BIMBINGAN BELAJAR DUSUN BINAAN

SEMESTER GENAP 2009/2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODEL

Kurikulum Tingkat Satuan

Pendidikan (KTSP) SD dan MI

Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan

Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulus

KATA PENGANTAR

 

 

Pertama-tama, kami panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa ta’ala. Atas kehendak-Nya jua, kami masih diberi kesempatan untuk mengabdikan diri demi kemajuan pendidikan anak negeri.

 

Rasa terima kasih yang mendalam tak lupa kami sampaikan kepada semua pihak, yang telah memberi kepercayaan kepada kami dan mendukung kami sebagai kelompok yang mengelola dusun binaan, dengan menggunakan hasil-hasil karya kami. Sebagai bentuk pengabdian kami kepada Pendidikan Indonesia dan Masyarakat,

 

Arahan kerja kurikulum dengan Model KTSP ini dikembangkan berdasarkan rambu-rambu dan pedoman yang ditetapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Harapan kami, Kurikulum Model KTSP yang kami susun ini dapat menjadi pedoman bagi kami dan semua pihak dalam menyusun KTSP yang sesuai dengan kondisi sekolah dan potensi daerah masing-masing.

 

Mudah-mudahan, apa yang kami susun ini dapat bermanfaat bagi semua yang membaca dalam memajukan pendidikan anak-anak bangsa.

 

 

 

Surakarta, 28 Februari 2010

 

a.n Kelompok Pembina Bimbingan Belajar Dusun Binaan

Wakasek Kurikulum

 

 

Sylvia Octavianti

NIM K 3306011

 

DAFTAR ISI

 

 

Kata Pengantar

Daftar Isi

  1. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
  2. Mata Pelajaran
  3. Muatan Lokal
  4. Pengembangan Diri
  5. Pengaturan Beban Belajar
  6. Ketentuasan Belajar
  7. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
  8. Kenaikan Kelas
  9. Kelulusan
  10. Pendidikan Kecakapan Hidup
  11. KALENDER PENDIDIKAN
  12. Alokasi Waktu
  13. Penetapan Kalender Pendidikan

III. PENUTUP

Daftar Pustaka

BAB I

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

 

  1. Mata Pelajaran

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Struktur kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas IV sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel 3. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan ke butuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
  2. Substansi mata pelajaran IPA pada Bimbingan Belajar Dusun Binaan merupakan ”IPA Terpadu”.
  3. Pembelajaran pada pada Kelas IV–VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran.
  4. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.
  5. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit.
  6. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34–38 minggu.

Adapun muatan kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan perbulannya seperti ketentuan tersebut tersusun dalam tabel berikut.

No Komponen Kelas dan Alokasi Waktu
IV V VI
A Mata Pelajaran
1 Bahasa Indonesia 4 4 4
2 Matematika 4 4 4
3 Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
B Muatan Lokal
4 Pendidikan Bahasa Jawa 2
5 Pendidikan Bahasa Arab 2 2
6 Bahasa Inggris 2
C Pengembangan Diri
7 Program Kreativitas Anak Didik 2 2 2
8 Komputer 2 2 2
Jumlah

Tabel 3. kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan

  1. Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada.

Substansi muatan lokal ditentukan oleh sekolah. Sekolah dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester atau dua mata pelajaran muatan lokal dalam satu tahun.

Muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah dan diterapkan di Bimbingan Belajar Dusun Binaan adalah seperti berikut.

  1. Bahasa Jawa

Muatan lokal Bahasa Jawa wajib bagi semua siswa kelas IV hingga kelas V. Alokasi waktu adalah 2 jam pelajaran.

  1. Bahasa Arab

Wajib bagi semua siswa kelas IV hingga kelas V. Alokasi waktu yang diperlukan adalah 2 jam pelajaran.

  1. Bahasa Inggris

Muatan lokal Bahasa Inggris wajib bagi semua siswa kelas IV hingga kelas V. Alokasi waktu yang diperlukan adalah 2 jam pelajaran.

Berikut adalah tabel alokasi waktu untuk mata pelajaran muatan lokal yang diselenggarakan di Bimbingan Belajar Dusun Binaan

 

  No. Mata Pelajaran Muatan Lokal Alokasi Waktu (JP)
1 Bahasa Jawa 2
2 Bahasa Arab 4
3 Bahasa Inggris 2
Jumlah

Tabel 4: Alokasi waktu mata pelajaran muatan lokal

  1. Pengembangan Diri

Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik.

Pengembangan diri di Bimbingan Belajar Dusun Binaan terdiri atas:

  1. Program Kreativitas Anak Didik;
  2. Komputer.

Program tersebut dilaksanakan 1 × dalam sebulan. Hari Minggua dipiih untuk melaksanakan dua kegiatan ini dengan bergiliran. Dengan semua peserta didik dari kelas IV hingga kelas VI wajib mengikutinya

  1. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu kompetensi dasar berkisar antara 0–100%. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75 %. Sekolah Bimbingan Belajar harus menentukan kriteria ketuntasan minimal sebagai target pencapaian kompetensi (TPK) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan kriteria ketuntasan belajar untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.

Berikut ini tabel nilai ketuntasan belajar minimal yang menjadi target pencapaian kompetensi (TPK) di Bimbingan Belajar Dusun Binaan

No Komponen Ketuntasan Belajar (%)
A Mata Pelajaran
1 Bahasa Indonesia 70
2 Matematika 60
3 Ilmu Pengetahuan Alam 70
B Muatan Lokal
4 Pendidikan Bahasa Jawa 65
5 Pendidikan Bahasa Arab 70
6 Bahasa Inggris 65
C Pengembangan Diri
12 Program Kreativitas Anak Didik B
13 Komputer B

Tabel 5 : Ketuntasan Belajar

  1. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
  2. Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait.

  1. Kriteria Kenaikan Kelas Bimbingan Belajar Dusun Binaan

1) Nilai rapor diambil dari nilai pengamatan, nilai harian, nilai tugas/PR, nilai tes tengah semester, dan nilai tes akhir semester dijumlahkan untuk mencari nilai rata-rata setiap siswa dalam satu mata pelajaran, yang sesuai dengan standar ketuntasan belajar (SKB) di Bimbingan Belajar Dusun Binaan

2) Nilai rapor di kelasnya masing-masing.

  1. Penentuan Kenaikan Kelas

1) Siswa yang naik kelas ditentukan oleh sekolah dalam suatu rapat Dewan Guru dengan mempertimbangkan SKB, sikap/penilaian/budi pekerti, dan kehadiran siswa yang bersangkutan.

2) Siswa yang dinyatakan naik kelas, rapornya dituliskan naik kelas

3) Siswa yang tidak naik kelas harus diberi sebuah tindakan sesuai hasil rapat Dewan Guru.

  1. Kelulusan
  2. Kriteria Kelulusan

Hasil ujian dituangkan ke dalam blangko daftar nilai ujian. Hasil ujian dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan sekolah untuk penentuan  kelulusan dengan kriteria sebagai berikut.

1) Memiliki rapor kelas VI;

2) Telah mengikuti ujian sekolah dan memiliki nilai untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, minimal nilai masing-masing mata pelajaran 6,00.

  1. Penentuan Kelulusan

1) Siswa yang lulus ditentukan oleh sekolah dalam suatu rapat Dewan Guru dengan mempertimbangkan nilai rapor, nilai ujian sekolah, sikap/prilaku/budi pekerti siswa yang bersangkutan, dan memenuhi kriteria kelulusan.

2) Siswa yang dinyatakan lulus diberi ijazah dan rapor sampai dengan semester 2 kelas VI sekolah dasar.

3) Siswa yang tidak lulus tidak diberi ijazah dan mengulang di kelas terakhir.

  1. Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup di Bimbingan Belajar Dusun Binaan adalah program kreativitas anak didik dan computer.

PROGRAM PEMBELAJARAN KOMPUTER

Bimbingan Belajar Dusun Binaan

Kelas  Materi
IV
  1. Pengenalan Bagian-bagian Komputer
  2. Membuat dan Mengetik surat
  3. Games
V
  1. Pengenalan Bagian-bagian Komputer
  2. Membuat dan mengetik surat
  3. Membuat kolom/tabel jadwal mata pelajaran
VI
  1. Pengenalan Bagian-bagian Komputer
  2. Membuat dan mengetik surat
  3. Membuat kolom/tabel jadwal mata pelajaran
  4. Menghitung
  5. Pengenalan Internet

Tabel 6. Program pembelajaran computer

 

PROGRAM KREATIVITAS ANAK DIDIK

Bimbingan Belajar Dusun Binaan

 

Pertemuan Kegiatan
I Memasak masakan yang ringan yang diawasi penuh oleh Guru
II Membuat kerajinan tangan
III Memasarkan kerajinan-kerajinan tangan yang telah dibuat
IV Melatih jiwa seni anak dengan berbagai macam kesenian (tarik suara, main musik, teaterical ataupun tarian)

Table 7. Program Kreativitas Anak Didik

 

BAB II

KALENDER PENDIDIKAN

 

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada setiap jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kelender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pengajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.

  1. Alokasi Waktu

Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. Sekolah/madrasah dapat mengalokasikan lamanya minggu efektif belajar sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antarsemester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

Hari libur sekolah/madrasah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Keputusan Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.

  1. Penetapan Kalender Pendidikan
  2. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.
  3. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Keputusan Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.
  4. Pemerintah pusat/provinsi/kabupaten/kota dapat menetapkan hari libur serempak untuk satuan-satuan pendidikan.
  5. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen standar isi dengan memerhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
  6. Hari belajar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk kegiatan pembelajaran, sesuai dengan ketentuan kurikulum.
  7. Jumlah hari belajar efektif dalam 1 (satu) tahun pelajaran adalah 210 (dua ratussepuluh) hari, sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
  8. Jam belajar efektif adalah jam belajar yang betul-betul digunakan dalam proses pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum. Jumlah jam belajar efektif setiap minggu untuk kelas I–III (dengan model pembelajaran tematik) adalah 26–28 jam pelajaran, sedangkan untuk kelas IV–VI adalah 36 jam pelajaran.

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka kalender pendidikan Bimbingan Belajar Dusun Binaan adalah seperti berikut.

ALOKASI WAKTU PADA KALENDER PENDIDIKAN

 

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1. Minggu Efektif Belajar 15 minggu Seharusnya ada 18 minggu efektif tapi karena 1 minggu terpotong ujian akhir sekolah dan terpotong liburan sekolah sehingga hanya ada 15 minggu efektif
2. Libur Akhir Pelajaran 3 minggu 1 minggu Ujian Akhir Sekolah anak-anak dan 2 minggu liburan sekolah anak-anak
3. Hari Libur Keagamaan 1 hari Tanggal 13 Mei 2010 merupakan hari kenaikan Isa Almasih
4. Kegiatan Khusus Bimbel 7 hari Kegiatan di hari minggu disetiap minggu kedua yang diisi materi pengembangan diri dan minggu keempat disi dengan Ujian Bimbel

Tabel 8: Alokasi waktu pada kalender pendidikan

PERKIRAAN JUMLAH HARI EFEKTIF SEKOLAH,

KEGIATAN, PENYERAHAN RAPOR, DAN LIBUR SEKOLAH

Bimbingan Belajar Dusun Binaan

TAHUN PELAJARAN 2009/2010

 

No Semester Bulan Efektif Hari Kegiatan Penyerahan Rapor Hari Raya
II
1 Maret 9
2 April 11 2
3 Mei 11 1 1
4 Juni 9 1

Tabel 8: Perkiraan jumlah hari efektif sekolah, kegiatan, penyerahan rapor, dan libur sekolah

PERKIRAAN KALENDER AKADEMIK

Bimbingan Belajar Dusun Binaan

TAHUN PELAJARAN 2009/2010

No Tanggal (2010) Kegiatan
1 8,11,15,19,22,25,29 Maret Pembelajaran
2 14 Maret PKAD I
3 28 Maret Ujian Bimbel
4 1 April Pembagian Rapor
5 1,5,8,12,15,19,22,26,29 April Pembelajaran
6 11 April PKAD II
7 25 April Ujian Bimbel
8 29 April Pembagian Rapor
9 3,6,10,17,20,24,27,31 Mei Pembelajaran
10 9 Mei PKAD III
11 13 Mei Libur Kenaikan Isa Almasih
12 23 Mei Ujian
13 30 Mei Komputer
14 27 Mei Pembagian Rapor
15 3,7,10 Juni Pembelajaran
16 13 Juni PKAD IV
17 14 Juni Ujian Akhir Bimbel
18 17 Juni Pembagian Rapor dan Perpisahan

 

* Khusus untuk anak kelas VI

No Tanggal Kegiatan
1 18 Maret Try Out
2 1,8,15,22,29 April Try Out
3 5,12,19,26 April Pembahasan Try Out
4 28 Maret Try Out dan Pembahasan
5 25 April Try Out dan Pembahasan

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Dengan telah selesainya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini, maka Bimbingan Belajar Dusun Binaan elah memiliki acuan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran pada tahun pelajaran 2007/2008. Dengan demikian, mulai tahun 2010/2011 ini, Bimbingan Belajar Dusun Binaan secara serempak akan melaksanakan KTSP untuk semua kelas.

Harapan kami, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang kami susun ini telah memenuhi syarat sehingga seluruh kegiatan yang kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak, khususnya para guru, karyawan, peserta didik, dan wali murid agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Semoga Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini dapat menjadi sarana bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas peserta didik secara lahiriah maupun batiniah.

 

Surakarta,     Maret 2010

 

Kepala Sekolah

 

 

 

 

Galih Mustoufa

K 2508009

WakaSek Kurikulum

 

 

 

 

Sylvia Octavianti

NIM K 3306011

 

Mengetahui,

 

 

Pembantu Dekan I

 

 

 

 

Prof. Dr. rer. Nat. Sadjidan, M.Si

NIP 19660415 199103 1 002

Presiden BEM FKIP UNS

 

 

 

 

Wachid Yahya

K 2507034

DAFTAR PUSTAKA

 

Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. ”Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

 

Depdiknas. 2006. ”Permendiknas Nomor 22/2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

 

–––. 2006. ”Permendiknas Nomor 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

 

–––. 2006. ”Permendiknas Nomor 24/2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas Nomor 22/2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Permendiknas Nomor 23/2006 tentang Standar Komptensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

 

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

 

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

 

Kalender Akademik Tahun Ajaran 2009/2010 SDN Bulukantil

 

Kurikulum Bimbingan Belajar Dusun Binaan Semeter Genap 2010/2011

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s